Saturday, July 13, 2019

Dropship, Usaha Online Tanpa Modal atau Modal Minimal


Seringkali kita berpikir bahwa semua usaha penjualan membutuhkan modal. Tapi dengan perkembangan teknologi, ternyata membuat kita bisa berjualan online dengan modal minimal atau bahkan boleh dikata tanpa modal. Mengandalkan atau mendompleng aset dan biaya tetap yang kita keluarkan harian/ bulanannya.

Namanya DROPSHIP. 

Menjadi seorang droshipper, anda tidak perlu memiliki barang dagangan atau tidak perlu mempunyai stok barang. Modal yang anda butuhkan hanya ketekunan, waktu, hp android dan pulsa internet. Selebihnya, anda membutuhkan relasi dengan pemilik barang baik secara online atau offline. 

Jelasnya begini, menjadi dropshipper berarti anda berperan sebagai tenaga pemasaran dari agen, distributor atau produsen produk tersebut. Anda menjadi penghubung antar pembeli dengan Supplier yang memiliki barang. 

Hubungan anda dengan Supplier bisa secara online ataupun offline. Anda bisa mengenal langsung Suppliernya, atau hanya kenal melalui media online. Yang penting Supplier dan anda mempunyai kesepakatan bersama dan menyetujui anda sebagai dropshippernya. 

Pilihlah Supplier yang komunikatif dan meringankan anda, antara lain :
- Mudah memberikan informasi tentang produk yang tersedia dan harganya
- Bersedia melakukan pengiriman ke konsumen dengan packing yang apik untuk keamanan barang dagangan anda
- longgar dalam pembayaran, artinya jika ada keterlambatan pembayaran, anda tidak direpotkan

Ketika anda membuka toko online, konsumen anda hanya mengetahui bahwa anda adalah penjual barang tersebut.  Saat anda mendapat pesanan dari konsumen anda, anda tinggal menghubungi Supplier tersebut dan meminta mengirim barang tersebut ke konsumen. Tentu saja nama pengirim barang tersebut adalah toko anda / anda sebagai penjualnya, bukan nama toko/Suppliernya,

Saat ini anda dipermudah dengan adanya market place yang memfasilitas dropshipper.

Jadi ketika ada pesanan di lapak anda, secara otomatis Supplier akan mengirimkan barang tersebut ke konsumen anda. Ketika pesanan anda diterima oleh pembeli dan transaksi dinyatakan selesai, Supplier akan ditransfer seharga produk yang disepakati antara anda dan Supplier. Selisih dari penjualan tersebut akan dikirimkan kepada anda sebagai 'fee marketing"dari Supplier.

Sederhana bukan ? Anda tinggal fokus promosi di pemasaran oline melalui market place yang ada, seperti Tokopedia, Bukalapak, atau Shopee. Bisa juga promosi melalui media sosial anda seperti instagram, twitter, facebook dan lain-lain. Jangan lupa mengupdate barang dagangan anda, baik stok barang  maupun harga, disesuaikan dengan info dari Suppliernya.

Selamat mulai berbisnis online.

0 comments

Post a Comment