Sultan Hasanuddin (1631–1670) adalah pahlawan nasional dari Makassar, Sulawesi Selatan. Beliau dikenal cerdas, adil, dan pantang menyerah. Sejak kecil beliau pandai bergaul dengan rakyat biasa, biarpun berasal dari keluarga kerajaan. Nama kecilnya adalah Muhammad Bakir. Setelah naik tahta pada usia 24 tahun, ia menjadi raja Gowa, dan dengan gelar Sultan Hasanuddin.
VOC Belanda memonopoli perdagangan dan menjajah sebagian besar daerah-daerah di Indonesia. Ini menimbulkan kemarahan dan bangkitnya perlawanan Sultan terhadap kesewenang-wenangan VOC.
Kegigihan dan keberanian beliau menyebabkan Belanda kewalahan. Ia dijuluki "Ayam Jantan dari Timur" oleh Belanda.
Dalam perjuangan mempertahankan Gowa: Sultan Hasanuddin menyatukan kerajaan-kerajaan kecil di Sulawesi untuk melawan Belanda. Beliau memimpin pertempuran hebat di Benteng Somba Opu.
Meski akhirnya terpaksa menandatangani Perjanjian Bongaya karena kekuatan yang tidak seimbang, beliau tetap dihormati sebagai pejuang yang tidak pernah berkompromi dengan penjajah.
Pesan moral dari cerita ini adalah tentang keberanian membela tanah air, kejujuran, serta kepemimpinan yang adil dan berani.
.jpeg)

0 komentar:
Post a Comment